Salah satu laboratorium yang dimiliki oleh Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta adalah Laboratorium Pengujian. Latar belakang pendirian Laboratorium Pengujian adalah diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Perindustrian Nomor : 46/M-IND/PER/6/2006 tentang Organisasi Tata Kerja Balai Besar Kerajinan dan Batik. Sehingga dalam pelaksanaannya bidang yang berwenang melakukan fungsi perencanaan dan pelaksanaan pengujian bahan baku, bahan pembantu, dan produk industri kerajinan dan batik, melakukan evaluasi hasil pengujian, menerbitkan laporan hasil uji, dan menyusun serta melaporkan kegiatan pengujian produk industri kerajinan dan batik.

Laboratorium pengujian mempunyai tujuan : Mengembangan dan meningkatkan pelayanan jasa teknis di Bidang Pengujian,Sertifikasi dan Kalibrasi. Didukung oleh tenaga ahli yang berkompeten di bidang pengujian dengan tanggungjawab sebagai penguji mutu barang, pengelola manajemen laboratorium uji/kalibrasi sesuai dengan SNI IEC 17025 dan melakukan audit internal. Untuk menunjang tugas dan fungsinya, Laboratorium Pengujian BBKB memiliki beberapa sarana pendukung antara lain ruangan laboratorium, ruangan kondisi dan ruang personil

Peralatan strategis yang dimiliki dan dimanfaatkan di Laboratorium Pengujian BBKB adalah :

  1. GCMS (Gas Chromatography Mass Spectrofotometer) dengan spesifikasi Bruker – Scion SP sebagai alat uji untuk menentukan kadar phthalate dan kadar azo
  2. HPLC (High Performance Liquid Chromatography)dengan spesifikasi  PERKIN ELMER – SERIES 200, alat ini berfungsi sebagai alat uji untuk memisahkan zat warna
  3. ICPMS (Inductively Coupled Plasma) dengan spesifikasi Shimadzu sebagai alat untuk menentukan kadar kandungan logam dalam suatu produk


 

Share

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter