Salah satu laboratorium yang dimiliki oleh Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta adalah Laboratorium Tenun. Laboratorium Tenun memiliki latar belakang pendirian adalah sebagai salah satu sarana untuk memenuhi kebutuhan IKM di bidang tekstil kerajinan tenun. BBKB sebagai pusat litbang tekstil kerajinan tenun, memberikan pelayanan konsultasi teknis, pelatihan pewarnaan benang dengan zat warna alam dan sintetis, Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM)

Laboratorium Tenun mempunyai sarana pendukung untuk melakukan penelitian dan pengembangan tekstil kerajinan tenun mulai dari material, teknologi proses dan peralatan tambahan pada ATBM. Di laboratorium ini telah dihasilkan berbagai teknologi tekstil tenun yang telah diterapkan/disebarkan untuk pengembangan industri tekstil di seluruh Indonesia.

Sumber Daya Manusia (SDM) laboratorium tenun terdiri dari 2 orang tenaga ahli teknik tekstil dan 2 orang teknisi. Tugas mereka adalah membuat rencana tenun, membuat rancangan desain tenun, menyiapkan bahan baku, melakukan pencelupan benang, hingga melakukan teknik tenun dengan ATBM.

Peralatan strategis yang dimiliki dan dimanfaatkan di laboratorium tenun BBKB adalah:

  1. Alat Kelos benang untuk merubah benang dari bentuk untaian/ setrengan ke bentuk kelos (2 Unit )
  2. Alat Palet untuk merubah benang dari bentuk kelos ke bentuk palet (1 Unit)
  3. Alat Hani dengan lebar hani 160 untuk merubah benang dari bentuk kelos ke bentuk gulungan sejajar/ beam lusi (1 Unit )
  4. Alat Tenun Lantai (Floor Loom) untuk membuat tenunan serat alam, syal (1 Unit )
  5. Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dengan lebar tenunan 60 cm untuk membuat selendang, sarung, bahan sandang
  6. Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) sistem dobby paku dengan lebar tenunan 110 untuk membuat motif, sarung dan bahan sandang (1 Unit)

Sedangkan produk yang dihasilkan di laboratorium tenun antara lain :

  1. Tenun Serat Alam dengan fungsi/kegunaan sebagai aksesoris, hiasan dinding, bahan serat kudzu, serat doyo, serat lidah mertua dibuat tahun 2012.
  2. Kain Tenun Lurik Warna Alam dengan fungsi/Kegunaan  sebagai bahan sandang, dengan bahan benang katundan dibuat tahun 2012.
  3. Kain Tenun Lurik Motif Batik dengan fungsi/kegunaan sebagai bahan sandang dengan bahan benang katun dan dibuat tahun 2010
  4. Syal dengan fungsi/kegunaan sebagai aksesori busana dengan bahan sutera dan dibuat tahun 2007

 

 

Share

  • Share on Facebook
  • Share on Twitter