Koleksi Buku Perpustakaan BBKB



NoJudul Abstrak Pengarang Penerbit Tahun Subyek
21 Petunjuk Teknis Alat Canting Tulis
Kode Panggil: 75.02 Fit p
Aprilia Fitriani Balai Besar Kerajinan dan Batik 2021 Batik
22 Petunjuk Teknis Mengoperasikan Alat Mesin Jahit Highspeed
Kode Panggil: 687.053 Sul p
Tika Sulistyaningsih Balai Besar Kerajinan dan Batik 2021
23 Konservasi Motif Tenun Dayak Iban Kapuas Hulu - Kalimantan Barat
Kode Panggil: 677.024 Pur k
Buku ini berisi tentang upaya konservasi dibalik motif tenun Dayak Iban di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Merupakan catatan yang berasal dari sudut pandang para pelaku, peminat, pemerhati, aktivis, dan pengkaji kain tenun Pua Kumbu, hutan dan sumber daya alam, peningkatan ekonomi komunitas dan penelitian sosial budaya. Kajian utama dalam buku ini mengenai kain tenun khas Iban atau Pua Kumbu yang selama berabad-abad menjadi bagian terdalam pada kebudayaan Orang Dayak Iban yang menempati posisi sakral. Namun, dalam berbagai konteks juga menjadi barang konsusmsi sehari-hari, seiring waktu peranan dan penggunaannya pada komunitas Iban seperti naik-turun, walaupun tidak pernah benar-benar hilang. Adanya kekhawatiran berpindahnya motif, corak, dan teknik khas akibat perdagangan dan interaksi dengan banyak pihak. Di sinilah buku ini menjadi penting, sebagai sebuah upaya untuk mewujudkan bagaimana tenun orang Dayak Iban sangat berharga dan melindungi Intelectual Property di bidang tenun. Menjadi penting bahwa tenun Iban terkait dengan banyak aspek sosial, budaya, ekonomi, sampai kelestarian hutan di luar urusan tenun itu sendiri. Semiarto Aji Purwanto Yayasan Kenaekaragaman Hayati Indonesia 0000 Tenun
24 Nuansa Batik di Perpustakaan Balai Besar Kerajinan dan Batik
Kode Panggil: 75.02 Car n
Merupakan kumpulan tulisan tentang koleksi buku bertemakan batik di perpustakaan Balai Besar Kerajinan dan Batik. Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) adalah unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Perindustrian yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Industri (BDKJi). Penulis menyajikan buku dan majalah tersebut dalam berbagai sub tema. beberapa tulisan pernah dipublikasikan melalui website, seminar, koran ataupun sebagai materi dalam kulwap yang diselenggarakan oleh BBKB. Ivone De Carlo Stiletto Indie Book 2021 batik
25 Petunjuk Teknis Pengoperasian Alat Magnetic Stirrer
Kode Panggil: 75.02 Fit p
Aprilia Fitriani Balai Besar Kerajinan dan Batik 2020
26 Batik The Art and Craft
Kode Panggil: 75.02 Kel b
Ila Keller Charles E. Tuttle Company Publishes 1970 batik
27 Adiwastra Nusantara
Kode Panggil: 746 Ach a
Kain, apakah ditenun, dipukul, diikat atau dirajut, jauh lebih banyak daripada pakaian di Indonesia. Selama berabad-abad telah berfungsi untuk mengikat orang, keluarga, dan komunitas, untuk menghasilkan pendapatan, menampilkan status keluarga dan keterampilan teknis pembuatnya, untuk mengingatkan pemirsa, melalui pola simbolis, etika, kewajiban moral, dan makna yang lebih dalam kehidupan, membuat bilik untuk pelaksanaan ritual, melindungi dan memberkati, dan membedakan satu kelompok orang dari yang lain, atau mengungkapkan identitas kelompok. Indonesia modern, kain yang dibuat secara tradisional terus memberikan sandang, penutup, pekerjaan, dan pendapatan, tetapi nilai-nilai lainnya kehilangan atau kehilangan relevansinya. Namun, satu hal yang tetap konstan adalah peran kain sebagai ekspresi identitas. Orang Indonesia bangga mengenakan tekstil khas mereka dan biasanya memiliki koleksi kecil barang-barang warisan superlatif untuk digunakan pada acara-acara khusus, seperti pernikahan. Di atas fondasi yang kaya akan koleksi warisan inilah Himpunan Wastraprema, sebuah perkumpulan orang-orang yang berdomisli di Jakarta dan sangat tertarik dengan tekstil tradisional, menyelenggarakan pameran "Adiwastra Nusantara Mahakarya Kepulauan" pada bulan April 2008. Buku ini, sebuah katalog pameran, menyajikan foto-foto berwarna dari tekstil yang paling menonjol dalam pameran tersebut. Ini adalah perayaan tradisi tekstil Indonesia dan kesaksian keterampilan pembuatnya. Judi Achjadi Dian Rakjat Publishing 2010
28 Tenun Gedhog
Kode Panggil: 677.024 Ach t
Dalam masyarakat tradisional Tuban hingga sekitar pertengahan tahun 1980-an, selendang panjang wanita atau sayut menunjukkan usia generasinya, sedangkan rok selendang sepanjang mata kaki menunjukkan lokasi desanya-entah ke timur, selatan, barat, atau barat. utara dari pasar mingguan yang terletak di pusat. Sebelumnya pada abad ke-20 th, pakaian pria dikaitkan dengan status sosial mereka. Semua kain ditenun pada alat tenun sederhana menggunakan kapas tenunan tangan buatan sendiri yang diwarnai dengan bahan pewarna nabati yang diperoleh dari lingkungan sekitar. Banyak dari ini tidak lagi berlaku hari ini, tetapi ingatannya tetap ada, sehingga masih memungkinkan untuk mendokumentasikan budaya kain Tuban yang menakjubkan. Judi Knight Achjadi Media Indonesia Publishing 2010
29 Batik Jepara: Identitas dan Perkembangannya
Kode Panggil: 75.02 Ala b
Buku ini berisi paparan beberapa dimensi seputar batik sebagai warisan budaya Indonesia. Keberadaan batik di Jepara disoroti dari dimensi artistic untuk menggambarkan bagaimana batik sebagai warisan budaya anak bangsa Indonesia.. Buku ini tidak menampilkan seluruh proses, seluk beluk, dan pesoalan yang melingkupi jagad batik. Meskipun demikian, buku ini dapat dipandang sebagai salah satu wujud upaya peningkatan apresiasi kita terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia, khususnya batik dari Kabupaten Jepara. Alamsyah, dkk CV. Tigamedai Pratama 2019 batik
30 Sarung Tenun Indonesia: Ensiklopedia Filosofi, Motif Sampai Industri
Kode Panggil: 677.024 Kus s
Bangsa Indonesia yang tersebar dari Sabang di ujung barat hingga Merauke di ujung timur, baik pria maupun wanita sejak dadulu kala memiliki tradisi berbusana dengan memanfaatkan kain sebagai busana bawahan. Kain tersebut dibuat dengan bahan, teknik menenun dam motif-motif sesuai tradisi budaya setempat. Cara mengenakan kain tersebut sebagai busana bawahan itulah yang secara umum dapat disebut sebagai sarung. Jika di Jawa, orang mengenal bagaimana membedakan kain panjang sebagai sinjang (jarit) dengan sarung, maka di daerah lain Nusantara ini istilah sarung juga dikenal sebagai salah satu cara mengenakan kain bawahan baik untuk busana pria maupun wanita. Membahas tentang sarung tenun, ternyata akan membuka wawasan kita, bahwa kain sarung tidak terbatas pada konteks sebagaimana yang kita kenal sehari-hari yaitu sebagai busana khas yang biasa digunakan umat muslim Indonesia baik untuk sarana beribadah di masjid maupun sebagai pakaian keseharian. Oleh karena itu, buku ini hadir untuk membuka wawasan mengenai filosofi motif sampai industry sarung tenun Indoneisa. Adi Kusrianto Andi Offset 2020 tenun
31 Batik Cantik
Kode Panggil: 8-3 Tim b
Motif batik bisa dipakai dalam berbagai kesempatan. Mulai dari pakaian resmi, pakaian santai, hingga menjadi aksesori pelengkap pakaian seperti syal, bros, ataupun topi. Motif batik juga bisa disesuaikan dengan gaya kesukaanmu! Gunakan stiker-stiker dalam buku ini untuk membantu Aurin, Hana, dan Lolie mencocokkan koleksi batik milik mereka sesuai dengan aktivitas yang mereka lakukan. Tim EFK Erlangga for Kids 2015 batik
32 Profil Batik Tegal: 191 Koleksi Batik Tegal: Sogan Keraton, Sogan Pedalaman & Sogan Pesisir
Kode Panggil: 75.02 Ami p
Dalam buku ini terdapat 191 motif yang tercatat sejak tahun 2009. Ada berbagai macam ragam hias berupa bunga, daun, buketan, hewan ikan, buah-buahan atau berupa lambang-lambang lainnya. Koleksi dibagi menjadi 3 bagian, Sogan Keraton, Sogan Pedalaman, & Sogan Pesisir. Semua bagian memiliki karakternya masing-masing. Sogan Keraton & Sogan Pedalaman, dibuat dengan satu kali proses perebusan dan proses pengikisan menggunakan pisau untuk menghilangkan lilinnya. Perbedaannya adalah pada motif Sogan Keraton yang hanya dikenakan oleh keluarga kerajaan. Sogan Pesisir banyak digunakan untuk masyarakat yang ingin memakai sogan, namun pengerjaannya dibuat lebih singkat. Nur Anisa Amini Apsara 2015 batik
33 Profil Batik Tegal: 183 Koleksi Batik Tegal: Klasik Pesisir & Kelir Pesisir
Kode Panggil: 75.02 Ami p
Dalam buku ini terdapat 183 motif yang tercatat sejak tahun 2009. Ada berbagai macam ragam hias berupa bunga, daun, buketan, hewan ikan, buah-buahan atau berupa lambang-lambang lainnya. Koleksi dibagi menjadi 2 bagian, Klasik Pesisir & Klasik Kelir Pesisir. Klasik pesisir, dibuat dengan dua proses perebusan dan klasik kelir pesisir dibuat hanya dalam satu proses perebusan. Mereka hampir memiliki kesamaan warna Nur Anisa Amini Apsara 2015 batik
34 Teritik Emas di Lembaran Kain: Koleksi Kain-kain Nusantara Nuny Asmuni Said
Kode Panggil: 746 Mas t
Di usianya ke 70 tahun, Nuny,ingin membagikan dokumentasi koleksi kain batik, songket, dan tenun yang dimilikinya kepada anak, cucu, keluarga, kerabat, teman, dan sahabat. Sebagian besar koleksi beliau peroleh dengan memesan dan bertemu langsung dengan perajin. Khusus kain-kain heritage/antic didapat dari orang tua, mertua, kerabat, dan membeli dari penjual yang datang ke rumah Shinta Said Mashuri PT Kramayudha 2009
35 Kain Tenun Minangkabau: Narasi Masyarakatnya
Kode Panggil:
Ketika berpartisipasi dalam suatu upacara, baik laki-laki maupun perempuan harus mematuhi tata cara berbusana yang sudah digariskan oleh adat. Setiap fungsi dan peran dalam upacara direpresentasikan oleh busana tertentu. Pentingnya busana dalam kehidupan Urang Minang tentu sangat terkait dengan perkembangan kegiatan menenun di Minangkabau yang telah menyediakan berbagai variasi corak, bentuk, jenis, bahan, ukuran, dan warna kain tenun sesuai dengan wilayah yang menghasilkannya dan pengaruh luar yang diterima setiap wilayah penghasil tenun. Nian S. Djoemena Indonesia Kebanggaanku 2015 tenun
36 Arsitektur Rumah Saudagar Batik: Simbol, Pola, dan Fungsi Ruang
Kode Panggil: 75.02 Mir a
Rumah saudagar batik merupakan bangunan yang kompleks karena merupakan gejala budaya sehingga bentuk dan pengaturannya sangat dipengaruhi budaya ligkungan di mana bangunan itu berada. Bentuk rumah merupakan konsekuensi dari cakupan faktor-faktor budaya yang telihat dalam pengertian yang luas. Bentuk berubah menurut kondisi iklim, metode konstruksi, material yang tersedia dan teknologi. Yang menjadi faktor utamanya adalah sosial budaya, sedangkan lainnya merupakan factor yang kedua atau melengkapi/memodifikasi. Rumah saudagar batik memiliki perbedaan yang nyata, yaitu sebagian besar ruang yang ada di dalam bangunan akan dimanfaatkan untuk produksi batik, sedangkan sebagian kecil hanya dimanfaatkan untuk menghuni. Hal lain yang menarik adalah di dalam rumah tersebut menampung dua kegiatan yang memiliki sifat yang berbeda yaitu kegiatan menghuni yang sangat membutuhkan kenyamanan dan kegiatan produksi yang sangat aktif dan dinamis. Rumah Saudagar Batik ini juga adalah bagian dari eksistensi diri para saudagar yag diekspresikan pada tampilan bangunan baik interior maupun eksteroir bangunan. Rinaldi Mirsa Teknosain 2019 batik
37 Batikku, Cita dan Cintaku Bagi Indonesia
Kode Panggil: 75.02 Gar b
Batik Indonesia tidak hanya dikagumi oleh bangsa Indonesia, tetapi juga oleh bangsa-bangsa lain di dunia yang pernah singgah di Indonesia. Keindahan sekaligus maknanya yang sangat berarti bagi kehidupan bangsa Indonesia telah menjadikan batik sebagai salah satu pusat perhatian untuk dijaga dan dilestarikan. Hal ini dibuktikan pula dengan pengakuan UNESCO pada tahun 2009 dan pengakuan Yogyakarta sebagai kota batik dunia oleh WCC pada tahun 2014. Bagi bangsa Indonesia, batik memang mengagumkan. Tidak hanya sebagai busana sehari-hari, tetapi juga sebagai busana kebesaran bagi para raja, serta busana yang menunjukkan status social pemakainya. Batik juga merupakan transformasi ajaran (batik Pakualaman) dan mengikuti kegiatan daur hidup masyarakat Jawa dari lahir sampai mati. Dalam buku ini ditampilkan lebih dari 150 ragam hias batik yang memiliki makna dan merupakan simbol kehidupan secara cantik dan menarik. Langkah-langkah strategis untuk menjaga martabat batik Indonesia ditulis secara rinci dalam buku ini, mulai dari standar mutu dan penjaminannya, green industry batik, sampai masuk dalam industry 4,0 yang efisien, ramah lingkungan dan bermartabat hingga langkah-langkah praktis yang dilakukan secara bersemangat, bergembira, baik secara kelompok maupun individu. Semua itu berujung pada pelestarian batik Indonesia. Sungguh buku ini pantas dibaca oleh siapa saja yang mengaku bangsa Indonesia untuk tidak ketingglan berada dalam pusaran kemajuan masyarakat global. Batik lestari di bumi pertiwi. Murdijati-Gardjito Global Pustaka Utama 2020 batik
38 Karya Adiluhung Pendorong Ekonomi Lestari
Kode Panggil: 677.024 Pro k
Informasi dan pengetahuan yang disajikan dalam buku ini merupakan hasil catatan lapangan dari Yayasan Sekar Kawung yang selalu didiskusikan kembali besama masyarakat di Desa Lambanapu dan Mauliru di Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pendekatan utama adalah dialog dan diskusi terus-menerus, bahkan hidup membaur bersama mereka. Pengetahuan tentang tenun diperoleh melalui metodologi penggalian sejarah lisan yang masih hidup. . Chandra Kirana Priiosusilo Yayasan Sekar Kawung 2017
39 Batik Tulis Paseban dalam Makna Visual
Kode Panggil: 75.02 Nug b
Keragaman batik tulis di Indonesia memiliki kekhasan sesuai wilayah di Indonesia. Komoditi terbesar yang dimiliki berpusat di wilayah Pulau Jawa yang terbagi menjadi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Batik tulis Paseban merupakan batik tulis yang berasal dari Jawa Barat, termasuk dalam batik Sunda Pesisir setelah batik Trusmi Cirebon. Kuatnya pengaruh batik pesisir Cirebon dalam skala produksi dan pengguna konsumen menjadikan batik tulis Paseban di wilayah Kuningan sangat minim dikenal, baik dalam wilayah Kota Kuningan maupun masyarakat Kuningan itu sendiri. Buku kajian batik tulis Paseban memuat informasi mengenai perkembangan batik di Jawa Barat, khususnya pesisir. Pembaca dapat memahami sejarah berkembangnya batik Kuningan dan motif batik tulis Paseban. Buku ini membahas makna visual yang terkandung dalam setiap motif yang diciptakan pada batik tulis Paseban melalui pendekatan literasi visual. Rika Nugraha dan Roni Nursyamsu Deeppublish Publisher 2020 batik
40 Tenun Gedogan Pringgasela: Sebagai Destinasi Eduwisata di Lombok Timur
Kode Panggil: 677.024 Rah t
Buku ini merupakan salah satu alternatif yang dibuat dengan pertimbangan untuk memenuhi pembaca dalam memberikan garis-garis besar pemahaman tenun gedogan atau memperkenalkan karya kerajinan tangan berupa tenun gedogan yang hampir menghilang karena perkembangan zaman yang semakin maju, terutama yang ingin memahami lebih mendalam tentang tenun Gedogan Lombok Timur khususnya. Memberikan informasi pembaca tentang bagaimana alat tenun gedogan yang sangat tradisional bisa menghasilkan kain yang memiliki banyak nilai fungsional maupun keindahan. Pembahasan terakhir menjelaskan hasil penelitian empiris yang berkaitan dengan usaha kecil menengah tenun di Desa Pringgasela Lombok Timur. Buku ini secara garis besar membahas tema-tema yang berkaitan dengan tenun gedogan dan hasil penelitiannya yaitu Pendahuluan, Kerajinan tenun, Tenun gedogan Pringgasela Lombok Timur, Hasil penelitian terapan di UKM tenun di Lombok Timur. Rahmawati GrahaIilmu 2019 tenun